Andre Bantah Prabowo Jadi Tersangka Makar

Klarifikasi Andre Rosiade via Twitter. (Foto: Dekan)

Jakarta, Dekannews- Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, membantah Capres 02 Prabowo Subianto telah ditetapkan sebagai tersangka kasus makar oleh kepolisian.

"Pernyataan terkait isu SPDP Pak Prabowo," katanya melalui @Andre_Rosiade, Selasa (21/5/2019) pagi.

Ada empat poin pernyataan Andre dalam klarifikasinya itu:
1. Tiidak benar telah terbit SPDP terhadap Prabowo terkait kasus makar. Yang ada adalah SPDP terhadap Pak Eggy Sudjana
2. Pak Prabowo memang turut dijadikan terlapor oleh pelapor, tapi status Pak Prabowo bukan tersangka bahkan juga bukan saksi
3. Tidak ada setitik fakta pun yang bisa mengaitkan Pak Prabowo dengan tuduhan makar. Sebagaimana kita tahu bahwa Pak Prabowo senantiasa berjuang dalam koridor hukum dan konstitusi
4. Pak Prabowo sebagai Paslon tidak bisa dipidana karena dilindungi oleh undang-undang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pagi ini di media sosial beredar sebuah surat yang dikirimkan Wakil Direktur (Wadir) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indriadi yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dalam surat tersebut terdapat nama Prabowo Subianto.

Inilah isi surat bertanggal 17 Mei 2019 itu:

"Dingan ini diberitahukan bahwa pada tanggal 17 Mei 2019 telah dimulai penyidikan yang diduga perkara tindak pidana kejahatan terhadap negara/makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan suatu pemberitaan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau yang tidak lengkap sebagaimana dimaksud dalam pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 KUHP jo pasal 87 KUHP dan atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Diketahui terjadi pada  tanggal 17 April di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan atau di tempat lainnya dengan tersangka DR Eggi Sudjana SH Msi yang diduga dilakukan secara bersama-sama dengan terlapor lainnya dalam rangkaian peristiwa perkara tersebut di atas, di antaranya atas nama terlapor:
Nama : PRABOWO SUBIANTO
NIK  : (dicoret dengan tinta hitam)
Tempat/tanggal lahir : Jakarta 17 Oktober 1961
Agama : Islam
Pekerjaan: Pensiunan TNI; dan
Alamat : Kp Gombong Rt. 03/09, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Demikian untuk menjadi maklum"

Dekannews.com dan kebanyakan media yang mendapatkan surat tersebut umumnya menilai surat ini merupakan sebuah surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP), karena surat dikirimkan oleh seorang penyidik Polri kepada kejaksaan.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan kalau Eggi dan Prabowo dilaporkan oleh seseorang yang bernama DR Suriyanto SH MH Mkn pada 19 April 2019 dan diregistrasi dengan nomor LP/B/0391/IV/2019/Bareskrim. (man)