Akun Ini Mencuit; Prabowo Mau Dibuat "Sakit"

Screenshot akun @do_ra_dong. (Foto: Dkn)

Jakarta, Dekannews- Sebuah informasi mengerikan disampaikan akun Twitter @do_ra_dong, sebuah akun yang kerap mencuitkan kabar-kabar yang kemudian terbukti kebenarannya.

Kali ini akun yang diduga milik sejumlah orang dengan jaringan luas di pemerintahan dan intelijen itu menginfokan kalau Capres nomor urut 02 akan dibuat sakit, sehingga tidak dapat berkuasa hingga 2024 jika ketua umum Partai Gerindra itu memenangkan Pilpres 2019.

"Senior kami pernah memberitahukan dalam diskusi terbatas. Sudah sejak awal kontestasi, ada rencana busuk untuk membuat prabowo harus dibuat "sakit", sehingga tidak akan lama menjabat kalau potri gagal di periode kedua," katanya seperti dikutip dekannews.com, Kamis (4/4/2019).

Sebelumnya, pada 2 April 2019 @do_ra_dong mencuitkan informasi yang kemudian ternyata merupakan cuitan yang mengarah pada pembajakan WA milik 13 kader Partai Demokrat.

Inilah kicauannya tersebut: "Bagi kawan tuips yang telah masuk dalam WAG dengan akun-akun yang telah diambil alih, kami sarankan keluar dari WAG tersebut. Karena nomor anda bisa jadi sudah ikut dikloning".

Pada 13 Maret 2019, @do_ra_dong mencuit begini; "Seiring saran kami untuk para pelaksana pengamanan kedatangan prabowo sandiaga di daerah-daerah, agar membuat pengamanan yang kuat, border (pembatas) yang sigap karena akan ada cecunguk yang sengaja ditugaskan membuat bahan pembusukan yang akan diolah buzzer tengik".

Kemudian, pada 23 Maret 2019, saat Sandiaga Uno meresmikan peluncuran Rumah Siap Kerja dan Oke OCE di Sleman, Jokjakarta, dalam sesi tanya jawab, seorang mahasiswi bernama Vincentia Tiffani mengatakan kalau ia ingin menjadi istri kedua Sandi.

Video pernyataan perempuan cantik ini kemudian viral di media sosial, dan pada 28 Maret, perempuan ini mengaku melakukan itu karena disuruh panitia. Berita dan video pengakuannya itu pun kembali viral karena.dimainkan para buzzer 01.

Terkait pembajakan WA sejumlah kader Demokrat, @do_ra_dong kemudian mengatakan begini:

"Kicauan kami kemarin soal WAG adalah ditujukan kepada para tokoh politisi parpol dan nama-nama yang masuk dalam BPN yang masuk dalam WAG. Bukan ditujukan kepada para akun pejuang yang bertugas di lapangan medsos. Bahkan kami serukan untuk terus berjuang memviralkan semua hal-hal tentang 02".

Sementara untuk kasus Vincentia Tiffani, akun itu n
Merespon begini:

"Kicauan kami 13 Maret sebenarnya memberitahukan adanya rencana mereka untuk menggoreng dan membusukkan di tiap 02 datang berkunjung ke daerah. Hanya kami tak menyangka sampai jet tempur hingga penghalangan kedatangan oleh aparat sampai dilakukan. Luar biasa panik ternyata mereka".

Untuk diketahui, pada Senin (2/3/2019) pesawat carteran yang ditumpangi Prabowo dikabarkan batal take off di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk menuju Purwokerto, Jawa Tengah, karena di ujung runway melintas tiga jet tempur.

Mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI yang juga anggota BPN Prabowo-Sandi, Letjen (Purn) Johanes Suryo Prabowo, mengatakan, pihaknya akan mengadukan insiden ini kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Namun TNI AU telah membantah kabar ini, karena katanya, pada saat yang sama memang tengah ada empat pesawat tempur yang tengah beraktivitas di bandara tersebut, dan berdasarkan catatan yang ada, pada hari itu tidak ada pesawat yang batal take off. (rhm)