Aksi Tolak UU Kotroversial, Ini Isi Tuntutan Aliansi Mahasiswa KMND

Aksi Damai - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Nusantara Demokrasi (KMND) melakukan aksi damai dengan tema Selamatkan Konstitusi Dan Hentikan Kekerasan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Jakarta, Dekannews - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Nusantara Demokrasi (KMND) melakukan aksi damai dengan tema Selamatkan Konstitusi Dan Hentikan Kekerasan di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Seruan mahasiswa untuk turun ke jalan ini mengawal sidang paripurna terakhir DPR RI periode 2014-2019 pada hari ini, marak beredar di media sosial. Menanggapi ajakan tersebut. KMND yang saat ini melakukan aksi kembali karena merespon kekerasan aparat. 

Aksi yang berkumpul kemudian melakukan longmarch menuju Bundaran Hotel Indonesia dengan menggunakan alat peraga berupa 1 unit mobil komando, 4 unit metro mini, bendera merah putih, kain hitam, poster hingga kendaraan beroda dua.

Koordinator Lapangan Irawan menilai, upaya pembelahan masyarakat terjadi sangat masif, ada upaya pihak yang tidak bertanggung jawab menunggangi Gerakan Mahasiswa hari ini. Sebagai wadah Mahasiswa Nusantara menilai gelombang unjuk rasa didaerah-daerah dan gerakan yang terpusat di ibu kota negara, hanya menghabiskan energi antar anak bangsa," kata Irawan.

Dalam perjalanan KMND melakukan orasi di atas mobil komando. Mengutip Sebagaimana amanah Undang - Undang Dasar 1945 pasal 28E ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan "setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat". Atas dasar itu Komite Mahasiswa Nusantara Untuk Demokrasi (KMND) adalah upaya cita-cita kemerdekaan terwujud dalam sikap dan cara berfikir yang terbuka, kritis atas berbagai situasi di masyarakat luas.

Kemudian kami lebih tegas menuntut agar Pemerintah bersikap tegas untuk mengadili pembakar hutanpemerintah tidak bersikap tegas dengan hanya menunda pengesahan sejumlah RUU yang dianggap bermasalah, yakni UU Minerba, UU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan, dan RKUHP.Selain itu, massa yang merupakan gabungan dari elemen mahasiswa dan masyarakat ini akan menuntut Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undangan (Perppu) tentang KPK.

“Poin tuntutan kami juga bertambah, permasalahan KPK kami menuntut agar Presiden mengeluarkan perppu perihal KPK,” Hentikan segala bentuk represif dan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat pelajar mahasiswa dan jurnalis,” demikian bunyi tuntutan pertama massa.

Kajian KMMD terkait gelombang aksi Mahasiswa, Pemuda dan bahkan banyak pelajar sekolah ramai turun ke jalan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait keadaan sosial, realitas sosial menyikapi kebijakan kontroversial DPR RI dan sikap terburu-buru beberapa rancangan Undang - undang ( RUU) antara lain UU KPK, KUHP,RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan dll.

Sebelum aksi damai di tutup, sebagai wujud menjaga keutuhan anak bangsa, maka Komite Mahasiswa Nusantara Untuk Demokrasi (KMMD) mengajak:

1. SELAMATKAN KONSTITUSI, STOP INTERVENSI DAN PENEKANAN KEPADA PRESIDEN JOKO WIDODO
2. KAPOLRI AGAR MENGUSUT TUNTAS AKTOR PELAKU KEKERASAN TERHADAP MAHASISWA YANG MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL DUNIA

Setelah pembacaan Poin Tuntutan yang di wakilkan oleh masing-masing Kordinator kampus diantaranya Perwakila dari Kampus UBK, LP3I, STIAMI, UNIJA, Al.AQIDAH dan UIC

Kemudian Korlap lewat mobil komando membubarkan massa aksi damai di bundaran Hotel Indonesia pukul 18.34 menit dan kembali ke Tugu Proklamasi. (can)