Agnez Mo Ngaku Tak Punya Darah Indonesia

Agnez Mo saat diwawancara. (Foto: Dekan)

Jakarta, Dekannews- Penyanyi Agnez Mo memantik polemik dan ketidaksimpatian publik akibat statemennya dalam sebuah wawancara untuk program Build Series by Yahoo.

Pelantun tembang 'As Long As I Get Paid' itu diwawancarai terkait rilis single terbarunya yang berjudul 'Diamonds', dan merupakan hasil kolaborasi dengan musisi Amerika French Montana.

Video wawancara itu diunggah ke YouTube pada 22 November 2019.

Ini dia statemen Agnez yang kontriversial itu setelah dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia.

"Sebenarnya saya nggak punya darah Indonesia atau apapun itu. Saya (berdarah) Jerman, Jepang, China, dan saya hanya lahir di Indonesia. Saya juga (beragama) Kristen, dan mayoritas di sana (Indonesia) Muslim. Jadi, saya ... Saya nggak akan bilang saya nggak pantas berada di sana karena orang-orang menerima saya apa adanya, tapi selalu ada perasaan kalau saya tidak seperti orang-orang lainnya".

Komentar yang muncul akibat statemen ini tak hanya menyayangkan.

"WHAAADAAA..!" seru personel Lingua, Francoise Mohede, melalui akun Twitter-nya, @francmohede, seperti dikutip dekannews.com,  Selasa (26/11/2019).

"Mamaku asli Dusseldorf, aku biasa wae lho... Lha, kok gemblung tenan bocah iki. I am proud of my Indonesian blood from my father, and i am proud of being Indonesian. If you feel not belong of Indonesia, don't go back to Indonesia. We don't need garbage like you," kata @hannarayliza.

"F*uck!!!  Back to your f*cking mainland 'cause you are not Indonesian!" rutuk @w_runturambi.

"You're making money out of your indonesian songs. none of your english lyrics brings you dime, @agnezmo . you're such a shame," kritik @umaleao.

Pria yang kerap membuat kontroversi, Permadi Arya alias Abu Janda Al Bolliwudi, juga mengecam Agnez melalui akun Twitter-nya, @permadiaktivis.

"duh @agnezmo go international sampe segininya "I dont have Indonesian blood whatsoever". gini lho "darah Indonesia" itu konsensus bersama Sumpah Pemuda identitas bangsa WNI. statement anda khianati saudara2 anda turunan tionghoa yang tiap hari masih berjuang ingin diakui as equal," katanya.

Meski demikian tak sedikit yang membela mantan penyanyi cilik yang kian melejit setelah membintangi sinetron 'Pernikahan Dini' itu.

"Buka twitter kok pada heboh bahas @agnezmo yg katanya bak 'kacang lupa kulitnya' hanya gara2 potongan video saat dia diinterview di NY. Agnez cuma bilang klo dia bukan pure pribumi (keturunan cina, jerman, jepang) & that's a FACT. DIA GA BILANG KALO DIA BUKAN ORANG INDONESIA !" kata @transkripsi.

"Barusan lihat interviewnya Agnez Mo, ga da yang salah, menyinggung apalagi! Nonton kedua kalinya justru Positif, Nunjukin keluar gimana toleransi di Indonesia, so let's say "indo" + christian girl which is Minority bisa dapat panggung n support besar dari mayoritas di Indonesia," kata @Adam_hasny. (rhm)